hubungan antara momen gaya dengan momen inersia dan percepatan sudut
persamaan 3) r F adalah momen gaya dan m r2 adalah momen inersia partikel. Persamaan 3 menyatakan hubungan antara momen gaya, momen inersia dan percepatan sudut partikel yang berotasi. Persamaan 3 merupakan persamaan hukum II Newton untuk partikel yang berotasi. Momen inersia partikel merupakan hasil kali antara massa partikel (m) dengan
Hubunganantara momen gaya dan percepatan sudut Eva Rahma Indriyani 13.6K views Yaitu hasil kali momen inersia dengan kecepatan sudut. P=m v L=I ω 9. Momentum sudut merupakan besaran vektor karena memiliki besar dan arah. Arah momentum sudut dapat ditentukan dengan aturan tangan kanan. Arah putaran keempat jari menunjukkan arah rotasi
Sebuahpartikel bermassa 0,1 gram bergerak mengelilingi sumbu y dengan besar jari-jari 4 cm. Benda tersebut berputar dengan percepatan sudut 1 rad.s -2 . − 8 kg ⋅ m 2 Mencari nilai momen gaya dari hubungan momen inersia τ = I α τ = 16 ⋅ 1 0 − 8 × 1 τ = 16 ⋅ 1 0 − 8 N ⋅ m Dengan demikian, besar momen gaya partikel adalah
L= momentum sudut (kgm 2 /s) I = momen inersia (kgm 2) ω = kecepatan sudut (rad/s) Jika benda bermassa m bergerak rotasi pada jarak r dari sumbu rotasi dengan kecepatan linier v, maka persamaan dapat dinyatakan sebagai berikut : L = I . ω. Karena I = m . r 2 dan ω = , maka : L = m . r 2. L = m . r . v
Atm Online Lừa Đảo.
hubungan antara momen gaya dengan momen inersia dan percepatan sudut